Changer.com - Instant Exchanger

Tiga Kondisi yang Tidak Disarankan untuk Botox

Pahami ini sebelum Anda memutuskan untuk melakukan hal itu.

Selasa, 17 November 2015 | 14:15 WIB
Oleh : Ricky Anderson, Linda Hasibuan

Ilustrasi wajah wanita (Pixabay)


VIVA.co.id - Dalam dunia kecantikan, botox digunakan untuk perawatan anti penuaan dengan menghilangkan kerutan, terutama pada bagian dahi dan sekitar mata. Selain itu, botox dapat juga digunakan untuk memerbaiki bagian-bagian tertentu dari wajah, seperti membentuk bibir, memancungkan hidung, memerbesar bentuk mata.

Namun tidak semua orang bisa melakukan botox, sebab cara kerjanya, sang ahli harus menyuntikkan sesuatu ke otot wajah, untuk menghambat kontraksi otot. Hal ini menyebabkan kelumpuhan otot sementara, namun membuat kulit di atasnya halus dan tidak berkerut. Berikut, beberapa kondisi orang yang tidak disarankan melakukan botox, dilansir dari New Beauty.

Wanita hamil

Saat masa kehamilan sebaiknya jauhkan diri hal yang berbau kimia, seperti botox. Sebab penelitian membuktikan hal tersebut dapat memengaruhi kondisi janin dan ASI.

Kulit masih kencang dan mulus

Anda dapat mengambil pendekatan preventif sebelum garis dan kerutan keluar tanpa botox, jangan melakukannya hanya demi mengikuti tren. Lakukan botox hanya jika sesuai kebutuhan. Sangat tidak disarankan melakukan botox bila kulit masih baik dan sempurna.

Jika ada acara besar dalam waktu dekat

Jika Anda memiliki pertemuan penting atau pesta besar, di mana Anda akan difoto, sebaiknya jangan lakukan botox sebelum hari itu tiba. Sebab hal ini berpotensi akan menimbulkan memar. Jika Anda tetap ingin melakukannya, sebaiknya sebulan sebelumnya.

Memanfaatkan Minyak Kelapa sebagai Pembersih Wajah

Ini bagus bagi yang memerlukan pembersih wajah alami.

Selasa, 1 Desember 2015 | 13:56 WIB
Oleh : Ricky Anderson, Linda Hasibuan

Ilustrasi minyak kelapa


VIVA.co.id
- Wanita selalu menjaga kecantikan dan kebersihan diri. Namun untuk mendapatkan hal tersebut, bukan perkara mudah. Berbagai perawatan yang salah penerapan terkadang menimbulkan masalah.

Untuk itu, perlu adanya pembersih wajah alami, yang salah satunya bisa didapat dari minyak kelapa. Berikut, beberapa cara menggunakan minyak kelapa untuk pembersih wajah yang dilansir dari Bolds:

Langkah 1

Panaskan satu sendok makan minyak kelapa. Setelah itu dinginkan hingga suam-suam kuku dan terapkan pada telapak tangan.

Langkah 2

Gosoklah kedua telapak tangan untuk menyebarkan minyak di atas area permukaan tangan.

Langkah 3

Hati-hati mengolesi minyak pada wajah dan lakukan gerakan secara melingkar. Pijat wajah dengan baik untuk memastikan bahwa minyak terserap kulit dengan baik.

Langkah 4

Celupkan kain bersih dalam air panas dan peras. Kemudian gunakan kain untuk menyeka wajah. Proses ini dipercaya dapat menghilangkan minyak dari wajah.

Cara Ini Bisa Bikin Wangi Parfum Tahan hingga Dua Tahun

Perhatikan cara menyimpan parfum yang benar.

Selasa, 28 Juni 2016 | 10:38 WIB
Oleh : Zahrotustianah, Adinda Permatasari


Ilustrasi parfum (REUTERS/Fabrizio Bensch/Files)


VIVA.co.id
– Pernahkah Anda menyadari setelah memakai parfum favorit di pagi hari, namun baru beberapa jam saja wanginya sudah menghilang?

Menurut para ahli, itu bisa disebabkan oleh cara Anda menyimpan parfum selama ini. Jika Anda menaruh parfum di dekat jendela, cahaya matahari bisa menguapkan karakter parfum Anda, menyebabkan parfum itu kehilangan intensitas dan impresi keharumannya.

Jika Anda ingin membuat parfum Anda awet hingga dua tahun, para ahli parfum menyarankan cara sederhana, cukup lapisi parfum Anda dengan alumunium foil dan simpan di lemari es.

Senior Vice President Victoria's Secret Beauty untuk pengembangan produk dan inovasi, Mark Knitowski mengatakan, cara terbaik menyimpan parfum adalah dengan menyimpannya di tempat dingin yang tidak bercahaya. Itu akan membuatnya awet hingga dua tahun lebih lama.

"Karena ketika parfum terkena panas dan cahaya matahari, dia akan kehilangan intensitas dan impresi wanginya karena panas bisa mengevaporasi karakter keharuman," ujar Mark seperti dikutip laman Daily Mail.

Sementara itu, ambasador Dior's UK Fragrance Carl Groenewald juga mengutarakan hal serupa. Dia mengatakan, ketika membeli parfum dan membukanya, parfum harus ditaruh di tempat yang kering dan dingin, lebih baik lagi di dalam kotaknya. Jika hal ini dilakukan, keharumannya akan terjaga dan dapat dipakai hingga dua tahun.

"Jika Anda menggunakan parfum dan tidak yakin apakah wanginya sudah menghilang, lakukan tes pada selembar tisu. Jika berbau asam, artinya panas dan oksidasi telah menghancurkan molekul wanginya dan sayangnya tidak bisa digunakan lagi kecuali Anda ingin berbau seperti cuka," kata Carl.

Melapisi dengan tekstur lain sebelum menggunakan wewangian juga menjadi cara terbaik menciptakan keharuman yang lebih dalam dan menjaganya lebih lama di kulit. Jadi, selalu lembabkan dulu kulit Anda sebelum menyemprotkan parfum.

Namun, jika parfum Anda sudah lama ditaruh di dekat jendela, jangan takut, Editor Lifestyle di rumah parfum Jo Malone London, Debbie Wild mengatakan, ada banyak cara yang bisa Anda lakukan untuk mengembalikan keharumannya.

Salah satunya adalah dengan melapisi tekstur lain di kulit Anda, misalnya dengan pelembab.

"Mulailah dengan menyegarkan tubuh Anda menggunakan sabun aroma jeruk lalu aplikasikan krim tubuh dan akhiri dengan wewangian favorit Anda. Kombinasi produk pelembab dan lapisan wewangian di kulit Anda akan menciptakan dasar keharuman bagi parfum favorit Anda.

Parfum akan lebih efektif jika diaplikasikan di titik nadi atau titik sirkulasi yang hangat. Misalnya lengan, leher, belakang lutut, dan bagian dalam siku," ujar Debbie.

Ketahui Empat Khasiat Madu untuk Kecantikan

Madu lama dikenal punya segudang manfaat, termasuk dalam kecantikan.

Selasa, 5 Juli 2016 | 02:04 WIB
Oleh : Tasya Paramitha, Shalli Syartiqa

Ilustrasi madu (Pixabay/PollyDot)


VIVA.co.id
– Madu telah lama dikenal memiliki segudang manfaat, termasuk dalam hal kecantikan. Itulah sebabnya madu sering digunakan wanita di seluruh dunia dalam ritual perawatan kecantikan sehari-hari mereka. Selain dapat menghaluskan wajah, madu banyak mengandung khasiat alami yang mampu menghilangkan bekas-bekas jerawat di wajah Anda.
Kulit cenderung kehilangan kesehatan dan cahaya karena polusi, pola makan yang buruk, ketidakseimbangan hormon, berjemur dan lain-lain. Jika rutin merawat kulit dengan madu, maka Anda akan mendapatkan khasiat alami madu untuk kecantikan wajahyang telah dibuktikan oleh para peneliti.

Berikut ini adalah beberapa khasiat madu untuk kecantikan, seperti dilansir dari Boldsky.

Mengurangi jerawat
Madu alami ampuh mengurangi jerawat dan menyamarkan bekas jerawat. Pasalnya, madu itu sendiri dilengkapi dengan sifat antibakteri yang dapat membunuh bakteri penyebab jerawat.

Melembapkan kulit
Madu mengandung zat alami yang dapat melembapkan sel kulit Anda dan membuat kuli terasa lebih lembut.

Menyembuhkan bekas luka
Khasit madu sudah dirasakan sejak zaman kuno. Madu dianggap sebagai obat mujarab untuk menyembuhkan luka kulit ringan dan luka bakar karena madu memiliki sifat anti-inflamasi.

Mengurangi kulit berminyak
Madu yang selalu dikombinasikan dengan roti atau kue saat disantap ternyata ampuh mengurangi produksi sebum di pori-pori kulit Anda, sehingga mengurangi sifat manis pada kulit. Dengan begitu produksi minyak pun akan berkurang.

Bebas Jerawat dengan Bawang Putih

Bawang putih menghambat pertumbuhan bakteri acne sebesar 55 persen.
Bebas Jerawat dengan Bawang Putih
Ilustrasi memencet jerawat. (U-Report)
 
VIVA.co.id – Jerawat menjadi salah satu masalah kulit yang paling ditakuti, terutama kaum wanita. Meski tidak berbahaya tapi jerawat membuat wanita tak percaya diri, dan bukan tidak mungkin menimbulkan depresi. Tak heran, banyak wanita yang melakukan apapun demi mengusir jerawat dari wajah mereka.
Banyak cara yang bisa dilakukan untuk mengurangi timbulnya jerawat. Mulai dari perawatan canggih dengan biaya fantastis hingga perawatan sederhana yang alami, minim efek samping seperti menggunakan bawang putih.
Bawang putih bisa dijadikan bahan alami yang mampu menangkal tumbuhnya jerawat. Menurut dr. Murni Fianty, dokter partner Konsula, kemampuan bawang putih dalam mencegah pertumbuhan bakteri penyebab jerawat disebabkan karena kehadiran allicin di dalamnya.
"Bawang putih mengandung beragam zat multifungsi yang berperan sebagai antivirus, antijamur, antioksidan dan antiseptic. Oleh karenanya, bawang putih menjadi salah satu bahan alami yang bisa dijadikan sebagai obat jerawat,” ujar dr. Murni dalam rilis yang diterima VIVA.co.id, Jumat, 22 Juli 2016.
Keampuhan bawang putih dalam mengobati jerawat telah dibuktikan melalui hasil uji coba. Dari hasil uji itu diketahui bahwa ekstrak bawang putih memiliki daya hambat pertumbuhan bakteri acne penyebab timbulnya jerawat sebesar 55 persen.
Selain itu, lanjut Murni, bawang putih juga mengandung anti mikroba yang luas dan anti karsinogen serta kandungan allicin yang mampu menghambat pertumbuhan bakteri pembentuk jerawat.
Untuk mendapatkan khasiat bawang putih untuk mengobati jerawat, caranya adalah dengan menghaluskan 350 gram bawang putih kemudian gunakan kain kassa untuk menyaring sarinya. Setelah itu, bubuhkan sari bawang putih pada bagian yang berjerawat. Diamkan sekitar 10 menit. Pengobatan ini akan lebih baik jika dilakukan saat malam hari. Pada pagi harinya, Anda akan mendapati jerawat yang sudah mengecil.
Pengobatan ini akan lebih efektif digunakan saat jerawat Anda masih belum terlalu parah atau baru akan muncul.
"Agar bisa mendapatkan jumlah allicin yang maksimal, secara sederhana dapat dengan menumbuk bawang putih yang berada di dalam plastik. Jadi hasil ekstraknya utuh."
Proses pengobatan jerawat dengan menggunakan bahan-bahan alami ini tentu membutuhkan masa yang lebih lama jika dibandingkan dengan obat-obat dari kimia. Terlebih jika kondisi jerawat sudah di tahap yang lebih lanjut.
Akan lebih baik lagi jika Anda juga selalu menjaga kesehatan kulit sehingga jerawat akan berkurang dengan sendirinya.
(mus)

Ingin Kulit Sehat, Kenali Ciri-cirinya

Kulit sehat biasanya memiliki struktur yang kuat.
Ingin Kulit Sehat, Kenali Ciri-cirinya
Kulit sehat (ilustrasi)
 
VIVA.co.id - Tidak bisa dipungkiri bahwa semua wanita menginginkan wajah yang bersih dan bercahaya. Namun, banyaknya aktivitas di luar ruangan, membuat wajah tampak kusam dan cenderung berminyak. Tidak hanya itu, pola hidup tak sehat menjadi penyebab kulit wajah menjadi tak segar.

"Polusi udara dan air, juga paparan sinar UV. Selain itu, makanan fast food yang sering dikonsumsi dapat membuat kulit tidak sehat," ujar Dermatologis, dr. Gloria Novelita SpKK yang ditemui di kawasan Thamrin, Jakarta, baru-baru ini.

Syarat untuk kulit sehat mencakup lima hal. Salah satunya, yaitu memiliki permukaan kulit yang halus. Selain itu, warna kulit wajah harus merata dan kelembapannya harus terjaga dengan seimbang.

"Kemudian, kulit sehat biasanya memiliki struktur yang kuat dan yang pasti bebas dari masalah kulit," ujarnya.

Dia menambahkan, dengan kulit yang sehat, maka wajah akan terlihat lebih bercahaya. Kulit wajah yang sehat akan cenderung tampak putih alami.

"Putih bukan berarti kulit sehat. Tapi kulit sehat akan menampilkan kulit wajah yang kinclong," kata dia.

Tampilan Awet Muda Jadi Trend Perawatan 2016



VIVA.co.id - Perawatan kecantikan menjadi salah satu kebutuhan penting, tidak hanya wanita, begitu juga untuk pria. Karenanya, perkembangan tren perawatan kecantikan terus berubah mengikuti kebutuhan.

Menurut dr. Janet Aprilia Stanzah, seorang ahli kecantikan, perawatan kecantikan yang membuat wajah tampil awet muda kini sedang digandrungi dan banyak dicari di tahun 2016 ini.

"Jenis perawatannya pun beragam mulai dari thread lifting, filler, botox, dan perawatan lain yang membuat wajah lebih kencang dan tirus," kata dr. Janet saat ditemui dalam konferensi pers SWAM International di Aston Priority, Jakarta, Senin, 1 Agustus.

Namun, menurut dr. Janet, perawatan yang paling aman untuk mendapatkan tampilan lebih muda adalah dengan radio frequency.

Setiap perawatan pun memiliki frekuensi pemakaian yang berbeda-beda. Misalnya tanam benang bisa dilakukan satu tahun sekali atau tergantung dari jenis benang yang digunakan. Sementara botox bisa dilakukan tiga hingga empat bulan sekali.

Namun, yang terpenting dalam memilih perawatan kecantikan, kata dr. Janet, adalah dengan memilih dokter yang benar-benar ahli dalam melakukan perawatan tersebut.

"Pastikan untuk memilih dokter. Karena sekarang banyak sekali orang awam yang bukan dokter ikut-ikutan mempraktikkan perawatan ini. Pastikan dokternya terlatih dengan benar yang bisa diketahui di tempat praktiknya itu bersertifikat," kata dr. Janet.